BERSUKA DALAM HUKUM-HUKUM TUHAN

“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” (Galatia 6:2)

Pengajaran hypergrace mengatakan bahwa kita sekarang hidup di zaman anugerah/ kasih karunia oleh karena itu kita tidak lagi memerlukan hukum-hukum yang ada di dalam Perjanjian Lama, bahkan ajaran ini mengajarkan bahwa Perjanjian Lama adalah “ministry of death” - pelayanan yang memimpin kepada kematian (2 Korintus 3:7) atau “ministry of condemnation” - pelayanan yang memimpin kepada penghukuman (2 Korintus 3:9). Selama berabad-abad tubuh Kristus telah bergumul dengan konsep yang disebut “ANTINOMIANISME” yang berasal dari bahasa Yunani yaitu “anti” dan “nomos”. “Anti” berarti “melawan”; “nomos” berarti “hukum”. Ajaran hyper grace meyakini bahwa hukum-hukum moral Perjanjian Lama sudah diselesaikan. Sekali kita berada di dalam Kristus, maka kasih karunia sudah disediakan dengan cuma-cuma. Kasih karunia yang seperti inilah yang menjamin kita bahwa kita boleh hidup dengan cara apapun yang kita inginkan, karena kita tidak lagi berada di bawah hukum Taurat. Karena itulah mereka berpendapat bahwa Perjanjian Lama tidak penting untuk dibaca atau dikhotbahkan, kecuali hanya sebagai simbol mengenai kedatangan Kristus. Perjanjian Baru adalah kasih karunia semata dan jauh dari Hukum-hukum Perjanjian Lama! Padahal, Rasul Paulus memperingatkan kita tentang hal semacam ini di Roma 6:1-2 ketika ia dengan tegas bertanya, “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali- kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?” Rasul Yudas pun berkata dalam Yudas 4, “Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus”. Para pengajar hyper grace memutarbalikkan isi kitab suci dengan mengajarkan bahwa kita tidak lagi berada di bawah hukum Taurat yang berarti

read more

Pastor's Message

R3news

Live Streaming

Audio Streaming

 

Featured Speaker

Information

Copyright © 2003 - 2015 - Gereja Bethel Indonesia, Modernland - All Rights Reserved

Join Our Facebook  

Visitors :